NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto buka suara terkait potensi kasus penyadapan yang menargetkan Presiden Prabowo Subianto terhadap kepercayaan investor di Indonesia.
Airlangga tak menampik isu penyadapan sangat disayangkan karena dapat berpengaruh terhadap iklim investasi.
Namun, ia menekankan bahwa dampak yang ditimbulkan lebih mengarah pada dinamika psikologis pasar dibandingkan fundamental ekonomi negara.
"Ya, tentu sangat disayangkan ya terjadi penyadapan. Ini tentu akibatnya adalah bukan dari segi fundamental, tapi dari sentimental. Karena ekonomi kan juga faktor psikologis juga ikut mempengaruhi," ujar Airlangga saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (6/11).
Airlangga juga menegaskan fokus utama pemerintah saat ini adalah memastikan kondisi dasar ekonomi nasional tetap solid agar tidak terganggu oleh sentimen negatif yang berkembang.