NADIKABAR.COM — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan sentimen dari lembaga pemeringkat global, Morgan Stanley Capital International (MSCI) tidak berkaitan dengan kondisi fundamental ekonomi Indonesia.

Airlangga mengatakan saat ini reformasi pasar modal Indonesia telah diterima dan akan diimplementasikan. Di sisi lain, jika dilihat dari fundamental dari emiten yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) sudah membaik, baik dari segi keuntungan serta pembagian dividen. Saat ini, Airlangga menyebut tinggal memantau implementasi aturan terkait free float 15%.

"Tinggal bagaimana implementasi dari free float yang 15% itu kan masih ada beberapa perusahaan yang belum free float, dan kemudian mana yang masuk ke dalam apa namanya, saham yang masuk dalam weighting daripada MSCI," ujar Airlangga di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2026).