"Risiko tentu bisa dimitigasi karena ini kan kalau misalnya MSCI tidak merekomendasikan saham kita untuk dibeli oleh investor Amerika atau dari Eropa atau dari Asia, tetapi kan ada S&P, ada yang lain yang bisa merekomendasikan dan di masing-masing capital market itu ada," beber Airlangga.

Untuk itu, Airlangga menyebut masyarakat tidak perlu merasa khawatir, terlebih pergerakan pasar modal dalam beberapa hari terakhir terpantau menguat.

"Jadi, kita tidak perlu khawatir, apalagi dalam tiga hari terakhir kan pasar modal berada dalam jalur hijau, dan kedua, yang invest dalam jalur hijau ini return-nya jelas dari dividen yang dibayar oleh masing-masing emiten," imbuhnya.