Bahasa tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga berkaitan dengan pembentukan cara berpikir, hubungan sosial, dan sikap seseorang terhadap orang lain.
Penggunaan bahasa dapat menjadi sarana membangun komunikasi yang menghormati martabat manusia, dan sebaliknya bahasa juga dapat digunakan untuk merendahkan, mendiskriminasi, melecehkan, atau menormalisasi kekerasan.
Melalui BukuAjar.ID, mahasiswa diajak mempelajari bahasa Indonesia dengan materi yang berkaitan dengan kehidupan nyata di perguruan tinggi, mencakup analisis teks, kajian pemberitaan kekerasan seksual, identifikasi bahasa diskriminatif, dan sebagainya.
Buku tersebut juga telah diujikan pada 191 mahasiswa di enam perguruan tinggi di Jawa Tengah dan DIY, seperti Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta.
"Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata hasil belajar mahasiswa dari 69,26 sebelum penggunaan buku ajar menjadi 82,01 setelah pembelajaran, atau meningkat sebesar 12,75 poin," katanya.