NADIKABAR.COM — Aktor Iswadi Pratama yang memerankan karakter Mata Merah di film "Laut Bercerita", menyoroti perannya yang dinilai berhasil menghadirkan teror psikologis yang intens bagi penonton saat gala perdana film tersebut di bioskop kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.

"Saya ingin membuka tanggapan ini dengan mengutip pemikiran Bertrand Russell, bahwa penyakit terbesar dari peradaban dunia adalah ketika terlalu banyak orang bodoh yang sangat yakin, sementara terlalu banyak orang pintar yang justru ragu-ragu," ujar Iswadi di lokasi, Selasa.

Dalam pemaparannya, Iswadi Pratama memberikan ulasan filosofis mengenai dimensi kejiwaan dari karakter Mata Merah yang lekat dengan simbol kekejaman sebuah rezim.

Kehadiran karakternya di dalam film yang diadaptasi dari novel karya Leila S. Chudori ini sebagai pengingat krusial bagi publik mengenai bahaya laten dari sebuah otoritarianisme.

Iswadi membedah penokohannya melalui konsep psikologi nekrofilia, sebuah gangguan mental yang merujuk pada hasrat atau kecintaan terhadap kematian, pemusnahan, dan pembasmian.