Menurutnya, untuk menghayati peran Mata Merah, ia harus meruntuhkan rasa kemanusiaannya sendiri guna menyelami bagaimana seorang manusia bisa merasa menang dan divalidasi eksistensi hidupnya hanya dengan cara menyiksa dan mematikan orang lain.
Meskipun memegang porsi karakter yang kelam, dia menegaskan bahwa komposisi para tokoh kritis yang bersatu di atas panggung memberikan pesan optimisme yang kuat.
"Film dan novel ini memberitahu kita bahwa sesungguhnya kegelapan itu tidak pernah eksis. Bahkan dalam ilmu fisika pun kegelapan tidak ada; ia ada hanya karena tidak hadirnya cahaya. Dan bagi kita semua, film Laut Bercerita ini adalah salah satu cahaya tersebut," papar Iswadi.
Rumah produksi Pal8 Pictures menggelar konferensi pers perdana film panjang "Laut Bercerita" setelah tampil di Busan International Film Festival, Korea Selatan.