Nasional
HALAMAN 3 DARI 3
Alasan mengapa hubungan romantis tetap membutuhkan privasi
Keterbukaan sering dianggap sebagai salah satu kunci hubungan romantis yang sehat. Namun, membagikan seluruh pikiran dan pengalaman pribadi kepada pasangan ternyata
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Minggu, 1 November 2026 pukul 20:07 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Menurut dia, pasangan perlu menemukan keseimbangan antara keterbukaan dan privasi. Terlalu banyak keterbukaan dapat mengganggu otonomi pribadi, sedangkan terlalu banyak privasi juga berpotensi mengurangi keintiman.
Hubungan yang sehat, tulis Ben-Ze’ev, memungkinkan seseorang dikenal secara mendalam tanpa harus kehilangan ruang untuk tetap menjadi dirinya sendiri.
Penerjemah: Farika Nur Khotimah
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.