Meski hasil awal menunjukkan penolakan terhadap proses pemisahan, gerakan separatis menyatakan dukungan yang mereka peroleh menunjukkan bahwa isu kemerdekaan tidak akan menghilang begitu saja.

Alberta merupakan salah satu provinsi paling konservatif di Kanada dan menjadi pusat industri minyak serta gas alam. Provinsi ini memiliki cadangan pasir minyak yang sangat besar dan termasuk wilayah dengan cadangan minyak terbukti terbesar di dunia.

Meski memiliki kontribusi ekonomi yang besar, sebagian pendukung kemerdekaan menilai Alberta dirugikan secara politik oleh pemerintah federal di Ottawa. Mereka juga menentang kebijakan iklim pemerintah Kanada, termasuk pajak karbon dan regulasi sektor energi, yang dianggap mengancam fondasi ekonomi provinsi tersebut.

Namun, sentimen ketidakpuasan terhadap pemerintah federal selama ini tidak selalu menghasilkan dukungan luas bagi kemerdekaan.

Mantan Perdana Menteri Alberta Jason Kenney mengatakan partai-partai separatis sebelumnya hanya memperoleh sekitar satu hingga dua persen suara. Menurutnya, kemarahan terhadap pembatasan selama pandemi Covid-19 membantu memobilisasi para aktivis yang kemudian bergabung dengan gerakan separatis.

Perang dagang Trump dan ancamannya menjadikan Kanada sebagai negara bagian ke-51 Amerika Serikat turut memperkuat seruan persatuan Carney. Ancaman tersebut membantu perdana menteri itu memperoleh dukungan di Alberta, wilayah yang secara historis kurang mendukung perdana menteri dari Partai Liberal.

Sebelumnya, Carney meminta warga Alberta memberikan suara tegas untuk persatuan Kanada. "Pilihlah seolah-olah masa depan Kanada bergantung pada pilihan itu, karena memang demikian," kata Carney dalam sebuah kampanye di Edmonton, kota tempat ia dibesarkan.

Meski hasil awal referendum menunjukkan mayoritas menolak proses pemisahan, para pendukung kemerdekaan menilai gerakan mereka telah berkembang dan akan terus berlanjut.

Keith Wilson, salah satu pemimpin gerakan separatis, mengatakan hasil akhir masih dapat berubah. Namun, ia menilai dukungan yang diperoleh menunjukkan adanya ketidakpuasan yang cukup besar terhadap perlakuan pemerintah federal terhadap Alberta.