"Kami belum memiliki hasil akhir. Saya pikir angkanya masih akan berubah, tetapi adil untuk mengatakan bahwa setidaknya seperempat warga Alberta merasa Alberta perlu diperlakukan dengan lebih baik," katanya.
Jeff Rath, pendukung separatis dari Alberta Prosperity Project, sebelumnya menyatakan akan sangat puas jika 30 persen pemilih mendukung dimulainya proses pemisahan. Ia juga menginginkan Smith dicopot dari kepemimpinan UCP dan memperkirakan partai tersebut berpotensi terpecah, membuka jalan bagi pembentukan partai baru yang mendukung kemerdekaan.
Dustin Degenhardt, pemilih dari Wainwright, menilai pemerintah federal telah lama memperlakukan Alberta secara tidak adil. "Alberta pada dasarnya diperlakukan seperti sebuah koloni. Mereka ingin terus mengambil dari kami, tetapi tidak memberikan apa pun sebagai balasannya," katanya setelah memberikan suara pada Senin.
Taylor MacIsaac, pemilih lain dari Wainwright, juga mendukung pemisahan. "Saya pikir memisahkan diri akan baik bagi Alberta, secara pribadi, sebagai seseorang yang sangat konservatif dan tumbuh besar di pedesaan Alberta," ujarnya.
Sementara itu, Dave Malka, warga Edmonton berusia 59 tahun, mengkritik penggunaan anggaran untuk referendum yang menurutnya hanya akan membuka jalan bagi referendum lain, alih-alih dialokasikan untuk layanan kesehatan.
Di tengah ancaman Trump terhadap Kanada, Malka menilai perdebatan mengenai pemisahan justru muncul pada saat yang tidak tepat. "Ini sepertinya terjadi pada saat yang paling buruk, ketika kita seharusnya bersatu. Sebaliknya, kita justru bertikai di antara kita sendiri," katanya.
Jake Graham, 35 tahun, dari Calgary, berharap hasil referendum mengakhiri perdebatan mengenai kemerdekaan untuk waktu yang lama. "Saya berharap ini mengakhiri persoalan ini untuk waktu yang lama dan hasilnya jelas serta tegas, sehingga perdebatan ini mereda untuk sementara dan kita bisa menjadi Kanada yang bersatu," ujarnya.
Kanada sebelumnya telah menggelar dua referendum mengenai kemerdekaan, keduanya di provinsi Quebec yang berbahasa Prancis. Partai separatis Parti Quebecois muncul sebagai partai terkuat dalam pemilihan provinsi pada awal Oktober dan mengupayakan referendum kemerdekaan baru. Namun, jajak pendapat menunjukkan bahwa saat ini belum ada dukungan mayoritas bagi kemerdekaan Quebec.