NADIKABAR.COM — 19 tahun, PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) tak hanya menghadirkan lebih dari 2.600 toko, tetapi juga terus memperluas dampaknya melalui berbagai inisiatif keberlanjutan di bidang lingkungan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.
Prinsip tersebut diterapkan dalam berbagai aspek bisnis, mulai dari kegiatan operasional hingga program yang memberikan manfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan karyawan.
Direktur Alfamidi, Afid Hermeily, mengatakan prinsip keberlanjutan telah menjadi bagian dari perjalanan bisnis Alfamidi dan terus diintegrasikan dalam operasional perusahaan.
"Kami meyakini keberlanjutan bukan sekadar komitmen, tetapi harus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat, lingkungan dan karyawan," katanya, dalam keterangan tertulis, Jumat (21/8/2026).
Di aspek lingkungan, Alfamidi memanfaatkan energi terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di 42 titik yang mencakup warehouse dan toko di berbagai wilayah Indonesia, berkapasitas 4,9 juta kWh.
Pemanfaatan energi surya tersebut berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon hingga 2.740 ton CO₂, setara dengan penanaman 3.698 pohon.