Langkah efisiensi juga dilakukan melalui penerapan sistem paperless di area warehouse dan kantor. Program tersebut berhasil menghemat lebih dari 2,3 juta lembar kertas, setara dengan menjaga lebih dari 230 pohon tetap lestari.
Tak berhenti di sana, komitmen penghijauan juga diwujudkan melalui penanaman lebih dari 24.000 pohon yang tersebar di 11 provinsi.
Sementara itu, di sisi pengelolaan sampah, Alfamidi menggandeng bank sampah binaan melalui program Kampung Merdeka. Program tersebut telah melibatkan lebih dari 1.300 nasabah yang tersebar di Jakarta Selatan, Manado, Makassar, Medan, Palu, Kendari, dan Samarinda.
Prinsip Alfamidi terhadap masyarakat juga diwujudkan melalui program yang berfokus pada peningkatan kesehatan balita dan keluarga. Lewat program Protein Cegah Stunting, perusahaan telah menyalurkan lebih dari 200.000 telur kepada 842 anak yang tersebar di 15 provinsi dan 23 kabupaten/kota.
Untuk mendukung tumbuh kembang balita, program Edukasi Keluarga Balita berkolaborasi dengan kader Posyandu telah menjangkau lebih dari 22.000 peserta di 18 provinsi dan 75 kabupaten/kota dengan berbagai tema edukasi.
Program Cek Kesehatan Gratis telah menjangkau 3.767 masyarakat. Sementara itu, semangat solidaritas karyawan diwujudkan melalui aksi donor darah, dengan 4.300 kantong darah disumbangkan sepanjang 2024 hingga kuartal II 2026.