Rencana tersebut muncul setelah pemerintah menghentikan impor singkong. Amran mengatakan kebijakan itu dilakukan untuk memperbaiki harga jual singkong di tingkat petani yang sebelumnya sempat anjlok hingga Rp700 per kilogram (kg).

Menurut dia, harga singkong kini telah mencapai sekitar Rp3.000 per kg. Pemerintah berharap kenaikan harga tersebut dapat memperbaiki pendapatan petani sekaligus mendorong produksi dalam negeri.

Di sisi lain, rencana ekspor singkong memunculkan pertanyaan mengenai kecukupan pasokan bahan baku bagi industri tepung dan kebutuhan pasar domestik. Terlebih, masyarakat belakangan mengeluhkan kenaikan harga tepung tapioka di pasaran.

Keluhan tersebut ramai dibagikan warganet di media sosial. Sejumlah unggahan menyebut harga tepung tapioka naik dari sekitar Rp8.000-Rp10 ribu menjadi Rp16 ribu per kg. Ada pula pedagang yang mengaku harga tepung tapioka per karung meningkat dari sekitar Rp175 ribu menjadi Rp325 ribu.