NADIKABAR.COM — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan usulan pemanfaatan beras pecah untuk bahan baku industri akan dibahas dalam rapat koordinasi terbatas (rakortas) di Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

Pembahasan itu menyusul keluhan industri soal harga beras pecah lokal yang lebih mahal dibandingkan produk impor.

Amran menyebut pemerintah memiliki stok beras sekitar 4,5 juta ton yang dapat menjadi bahan pembahasan untuk memenuhi kebutuhan industri. Namun, pemanfaatannya akan disesuaikan dengan kebutuhan.

"Kita bahas (soal pemanfaatan beras pecah untuk industri). Jadi sekarang kan ada beras pecah. Nah, kita punya stok banyak. Stok kita masih 4,5 juta (ton). Stok kita banyak," ujar Amran dalam konferensi pers di Kementan, Jakarta Selatan, Senin (19/10).

Amran mengatakan pemecahan beras akan disesuaikan dengan kebutuhan industri.