NADIKABAR.COM — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan Indonesia memasuki tahun kedua kokoh tanpa impor beras meski dunia menghadapi krisis pangan dan energi global serta tekanan geopolitik.

"Alhamdulillah di saat pangan dunia tidak menggembirakan, tidak baik-baik saja, Indonesia masuk tahun kedua tidak impor beras," kata Amran dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu.

Dia menegaskan pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui koordinasi lintas sektor meski aktivitas berlangsung pada hari libur, karena menjaga kecukupan pangan bagi 286 juta penduduk menjadi prioritas utama.

"Hari Minggu kita rapat, subuh pula. Jadi tidak ada tanggal merah bagi Kementerian Pertanian menjaga pangan kita," ujarnya.

Amran mengatakan dirinya baru kembali dari Beijing setelah bertemu Menteri Pertanian China untuk membahas peluang kerja sama memperkuat sektor pangan menghadapi ketidakpastian global yang terus berkembang.

"Kami baru pulang dari Beijing, ketemu Menteri Pertanian, diskusi panjang lebar. Kita akan kerja sama ke depan memperkuat pangan, karena dunia lagi krisis pangan, krisis energi," tuturnya.