Ia mengaitkan capaian tersebut dengan penurunan harga pupuk sebesar 20 persen dan kenaikan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah menjadi Rp6.500 per kilogram.
Sebelumnya, Indonesia menyepakati ekspor 1.000 ton beras premium komersial ke Malaysia melalui kerja sama Bulog dengan perusahaan asal Malaysia, Padi dan Beras Borneo Sdn Bhd.
Pengiriman direncanakan berlangsung bertahap untuk memenuhi kebutuhan beras di Sarawak yang diperkirakan mencapai 200 ribu ton per tahun.
Pemerintah juga pernah mengusulkan ekspor minimal 10 ribu ton beras ke Singapura.
Sementara itu, rencana pengiriman 2.280 ton beras untuk kebutuhan konsumsi jemaah haji Indonesia di Arab Saudi pada 2026 sempat menunggu asesmen keamanan dari sejumlah instansi terkait di tengah dinamika geopolitik Timur Tengah.