NADIKABAR.COM — Seorang anak penyandang disabilitas di Surabaya meninggal dunia karena diduga jadi korban bully atau perundungan. Pelaku perundungan yang masih berusia 10 dan 8 tahun itu merupakan anak tetangga korban.
Cerita tragis meninggalnya korban sempat viral di media sosial. Dalam video kedua orang tua korban menceritakan bagaimana anaknya meninggal dan minta diviralkan agar ada keadilan.
Penelusuran NadiKabar, kejadian keji itu terjadi di Jalan Tambak Medokan Ayu XI, Surabaya. Korban diketahui bernama Zulkarnain Abdil Aziz (10) anak kedua dari pasangan suami istri Selaras Abdul dan Nurul Fadilah.
Laras menyebut kejadian tragis yang menimpa anaknya terjadi pada 12 September 2026 di depan rumah. Saat itu sekitar pukul 09.20 WIB istrinya pulang dan mendapati korban dalam kondisi membiru serta terjatuh dari kursi rodanya.
Laras yang tengah tertidur seketika terbangun karena istrinya berteriak histeris. "Saya di dalam, langsung kaget. Saya buka pintu, langsung saya ke depan sana," kata Laras kepada NadiKabar, Jumat (16/10/2026).
Menurut Laras, selain wajah membiru, sebuah tali sepatu juga ditemukan menjerat leher anaknya yang mengalami keterbatasan itu. Tali itu kemudian dilepas oleh laras.