"Habis itu saya ambil tali sepatunya. Saya kendorin," katanya.
Karena masih bernapas, Laras kemudian meminta bantuan warga dan membawa anaknya ke RSUD Eka Candrarini. Namun, nasib bertakat lain, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Penasaran dengan kematian anaknya, Laras kemudian mengecek CCTV yang ada di jalan. Dari situ diketahui ada dua anak tetangganya berinisial K (10) dan F (8) di depan gang menuju rumahnya.
"Pukul 08.15 WIB pagi itu tanggal 12 September, kedua anak ini masuk," ujar Laras.
Dari rekaman tersebut Laras menyimpulkan bahwa kedua anaknya meninggal diduga dianaiaya oleh kedua anak tetangganya itu. Ia sempat menanyakan dugaan kedua anak tetangganya, namun orang tua saling melempar tanggung jawab.
"Yang F ini ibunya ngaku ke saya, F ini cuma diajak sama K. Tapi orang tuanya K ngomong sama saya, K ini diajak sama F," tuturnya.