Lebih lanjut, menurut Busan sebaran abu vulkanik juga belum memengaruhi rantai pasok dan distribusi bahan pokok, termasuk di daerah terdampak. Sehingga belum ada indikasi kenaikan harga.
"Kan kami bisa pantau juga dari SP2KP, karena SP2KP itu di semua kabupaten kota, yang terkena dampak pun juga sebenarnya distribusinya tetap masuk. Jadi selama ini kalau kita lihat sebenarnya harganya stabil," ujarnya.
Terlepas dari imbas sebaran abu vulkanik, Busan menegaskan pemerintah akan terus memperhatikan perkembangan harga barang pokok secara nasional. Menurutnya pemerintah tidak hanya fokus ketika harga mengalami lonjakan, namun saat harga jatuh terlalu rendah juga menjadi ancaman karena berpotensi menekan produsen.