Sekolah Rakyat bakal memiliki 36 ruang kelas belajar (RKB) yang terbagi untuk jenjang pendidikan sekolah dasar (SD) 18 RKB serta sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA) masing-masing sembilan RKB, serta dilengkapi asrama.
"Sesuai informasi pembangunan fisik Sekolah Rakyat dimulai November 2026, dan diperkirakan selesai Juli atau Agustus 2027," katanya.
Saat ini pemerintah kabupaten melakukan persiapan perekrutan calon peserta didik Sekolah Rakyat yang menyasar anak usia sekolah dari warga kurang mampu, untuk satu kelas jenjang SD, SMP dan SMA diisimasing-masing 30 peserta didik, demikian Ainie.