NADIKABAR.COM — Anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya Infrastruktur (WKI) memperkuat lima bisnis untuk mendukung pembangunan infrastruktur. WKI melakukan transformasi perusahaan yang berjalan melalui tiga tahapan utama, mencakup Pemulihan (perbaikan internal), Reposisi (Perluasan Pangsa Pasar), serta Pertumbuhan Berkelanjutan.

Plt Direktur Utama WKI Bambang Dwi Wijayanto mengatakan, perusahaan tidak hanya mengejar pertumbuhan volume, tetapi juga pertumbuhan yang sehat dan bertanggung jawab. Ia menegaskan, proyek yang diperoleh harus memiliki kepastian penagihan, margin wajar, risiko terkendali, dan tidak berbenturan dengan kepentingan bisnis induk usaha.

WKI menjalankan lima bisnis, tim redaksi lain konstruksi seperti tol dan bendungan, pengelolaan peralatan untuk proyek konstruksi dan pertambangan, trading melalui penyediaan material dan produk pendukung konstruksi, manufaktur dengan pabrikasi baja, tower transmisi, modular keet, dan jembatan gantung, serta terakhir investasi pada Energi Baru Terbarukan (EBT).

"Dari sisi pengembangan pasar, kami pun terus memperkuat strategi dalam perolehan Nilai Kontrak Baru (NKB). Pertumbuhan NKB naik signifikan dari tahun 2021 sampai 2025, realisasi perolehannya mencapai 100,07% dari target pada 2025, " jelas Bambang dalam keterangan tertulis, Rabu (2/9.2026).