Selain itu, menurut dia, Polri perlu terus memperkuat kesiapan menghadapi dinamika ancaman keamanan modern, mulai dari kejahatan siber, judi online (judol), penipuan digital hingga peredaran narkotika, melalui peningkatan kapasitas personel, teknologi serta sarana dan prasarana.

Maka dari itu, dukungan anggaran harus dipastikan tepat sasaran, transparan, dan mampu meningkatkan efektivitas penegakan hukum serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Polri harus semakin modern dalam menghadapi kejahatan, profesional dalam penegakan hukum, dan humanis dalam melayani masyarakat," ucap Abdullah.