"Tidak kalah pentingnya, Akses pasar internasional juga menjadi bagian dari strategi pengembangan UMKM," tegasnya.
"Fasilitasi kurasi produk, lokakarya mengenai regulasi luar negeri menjadi sejumlah bentuk dukungan yang disebut dalam materi untuk membantu usaha menengah yang berorientasi ekspor," tambahnya.
Hendry menambahkan pengembangan usaha turut diarahkan melalui peningkatan kapasitas, inkubasi, penguatan potensi unggulan daerah, dan pendampingan berkelanjutan sesuai kebutuhan pelaku UMKM.
Menurutnya, pendekatan ini penting agar digitalisasi dan perluasan pasar berjalan seiring dengan kesiapan usaha dalam memenuhi permintaan konsumen.
Dia berharap melalui penguatan digitalisasi, inovasi produk, pendampingan, dan kemitraan, UMKM memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan produktivitas serta memperluas jangkauan pemasaran.
Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi membangun ekosistem UMKM yang berdaya saing dan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.