ANTM juga memproduksi 7,78 juta wet metric ton (wmt) yang ditopang optimalisasi kegiatan penambangan, dengan penjualan bijih nikel mencapai sebesar 6,77 juta wmt. ANTM juga mencatat telah memproduksi 7.788 ton nikel dalam feronikel (TNi) sepanjang semester I-2026.
Secara kumulatif, penjualan feronikel tumbuh 32% menjadi 7.605 TNi dibandingkan 5.763 TNi. Kemudian untuk segmen bauksit dan alumina, tercatat berkontribusi sebesar 3% terhadap total penjualan dengan nilai Rp 1,88 triliun, naik 28% dibandingkan Rp 1,46 triliun pada periode tahun sebelumnya.
Produksi bauksit tercatat sebesar 1,28 juta wmt, sejalan dengan optimalisasi kapasitas, produktivitas tambang, dan permintaan domestik. Sepanjang semester I-2026, penjualan bauksit tumbuh 24% menjadi 1,26 juta wmt.
Kemudian untuk produksi alumina (chemical grade alumina) tercatat sebesar 100.257 ton alumina, meningkat 12%. Dari sisi penjualan, tercatat sebesar 100.437 ton alumina, meningkat 10% dibandingkan periode tahun sebelumnya.
Lihat juga Video: PT Freeport Hingga ANTAM Raih Anugerah Program Bisnis Terpuji