Masih kurangnya perhatian terhadap penerapan standar keselamatan menyebabkan ancaman risiko tinggi saat peliputan di lapangan akan menjadi lebih nyata bagi para jurnalis.

Menurutnya, masih banyak deretan peristiwa dimana para jurnalis menjadi korban di tengah tugas peliputan, baik bencana alam maupun situasi konflik.

Aliansi Jurnalis Independen mencatat bahwa pada 2025, sebanyak 89 jurnalis menjadi korban kekerasan fisik maupun digital, teror, hingga intimidasi.

Sementara itu, Komite Perlindungan Jurnalis (Committee to Protect Journalist/CPJ) mencatat 129 jurnalis tewas sepanjang 2025, sepertiga diantaranya tewas saat meliput konflik Israel-Palestina.