"Jika ada masalah, jangan biarkan masalah tersebut berseliweran dan mengganggu ketenangan hidup masyarakat apalagi kalau masalah tersebut terkait dengan politik karena percikan apinya akan bisa menyambar ke mana-mana," kata pengamat sosial, ekonomi, dan keagamaan itu.

Oleh karena itu, ia berpesan agar masalah tersebut dapat diselesaikan secepatnya dan sebaik-baiknya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Hal itu penting dilakukan agar masalah tidak membesar.

"Hal ini penting dilakukan karena seperti dikatakan orang-orang bijak di negeri ini, padamkan api selagi kecil. Sebab, kalau sudah besar, maka tentu akan sulit memadamkannya, seperti karhutla, sehingga semua orang akan terganggu dan susah dibuatnya," ujarnya.

Bahkan ia khawatir, jika masalah dan dampak tersebut bisa membesar, hal itu itu karena secara sosial dapat membuat masyarakat terbelah ke dalam kubu dan poros di mana di antara mereka akan tumbuh perasaan saling membenci dan memusuhi.

"Keadaan tentu akan semakin lebih runyam bila pembelahan tersebut bertransformasi menjadi sesuatu yang lebih bersifat permanen sehingga istilah yang ada dalam pergaulan sehari-hari hanya kata kami dan mereka," katanya.

Ia menilai, jika keadaan masyarakat sudah terbelah, jelas tidak akan mudah untuk menyatukan kembali. Sebab, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah sudah telanjur bermasalah sehingga akan membuat posisi pemerintah akan semakin sulit dan rapuh, yang menurut Anwar semua pihak tidak mau hal itu terjadi.