NADIKABAR.COM — Sebagian orang yang menjalani diet memilih sarapan yang minim karbohidrat. Salah satu makanan yang sering menjadi pilihan adalah telur rebus. Telur rebus banyak dipilih lantaran cara memasak yang simpel, tinggi protein, dan harga terjangkau.
Namun, mereka yang diet juga sering tergoda untuk memakan nasi, terutama siang hari. Padahal, banyak orang diet menghindari makan nasi lantaran takut program penurunan berat badannya gagal.
Lantas, apakah boleh sarapan telur rebus, tetapi siangnya makan nasi?
Dokter spesialis gizi klinik, Igus Ulfa Yaze, membeberkan pola makan dengan sarapan telur rebus dan melanjutkan makan siang menggunakan nasi tetap diperbolehkan. Menurutnya, mengonsumsi makanan tinggi protein dan serat di pagi hari sangat efektif untuk menjaga kenyang lebih lama.
"Kalau menurunkan berat badan, makan telur pagi hari boleh, enggak masalah. Telur rebus juga bagus," terang Yaze, Kamis (20/8/2026)
"Itu kan memang tinggi protein, jadi biasanya kalau pagi-pagi saya sarankan yang dikonsumsi tinggi protein dan tinggi serat. Supaya kenyangnya lebih lama sampai siang," lanjut Yaze.
Yaze menegaskan mengonsumsi nasi putih saat makan siang maupun malam bukanlah musuh dalam program diet. Karbohidrat tetap dibutuhkan oleh tubuh sebagai sumber energi utama harian.
"Siangnya makan nasi enggak ada masalah sih. Sebenarnya si nasi ini enggak salah apa-apa, jadi enggak perlu dimusuhin," tegas Yaze.
"Mau jam 12 makan siang pakai nasi, terus malam makan nasi lagi, oke enggak ada masalah. Mungkin memang porsinya aja yang disesuaikan sama kebutuhan kalori dan karbohidrat seseorang," sambung Yaze.
Yaze menjelaskan beberapa opsi pengganti karbohidrat serta menekankan pentingnya menjaga konsistensi dalam menerapkan pola hidup sehat. Berikut rekomendasinya.
Variasi karbohidratKarbohidrat tidak melulu harus berasal dari nasi. Pilihan lain seperti kentang, ubi rebus hingga oatmeal bisa dijadikan alternatif pengganti.
Tidak wajib nasi merahPengidap diet tidak diwajibkan mengganti nasi putih ke nasi merah, shirataki, atau beras porang jika memang tidak terbiasa.
Gaya hidup berkelanjutanMemaksa mengubah jenis makanan secara drastis justru berisiko membuat program diet tidak bertahan dalam jangka panjang.
"Kalau memang terbiasa makan nasi putih, ya silakan makan aja. Karena kan kita mau lifestyle ini berjalan seumur hidup, bukan cuma 2-3 bulan," jelas Yaze.
Artikel ini telah tayang di NadiKabar. Baca selengkapnya di sini!