Lantas, apa itu ARB dan bagaimana konsekuensinya?
Auto Rejection Bawah (ARB) merupakan mekanisme otomatis pada sistem perdagangan BEI yang membatasi penurunan maksimum harga saham dalam satu hari perdagangan.
Sederhananya, ketika harga penawaran jual atau permintaan beli melampaui batas bawah yang ditentukan, sistem perdagangan bursa secara otomatis akan menolak (reject) pesanan tersebut.
BEI juga menerapkan Auto Rejection Atas (ARA), yaitu mekanisme simetris yang membatasi kenaikan harga saham tertinggi yang diizinkan dalam sehari.
Kedua mekanisme ini dirancang sebagai benteng pertahanan untuk menjaga keteraturan, kewajaran, dan efisiensi perdagangan di bursa.
Untuk diketahui bahwa penurunan batas ARB menjadi 7 persen bukan berarti harga saham pasti akan anjlok sebesar 7 persen setiap harinya. Angka tersebut merupakan ambang batas maksimum (ceiling limit) penurunan yang diperbolehkan oleh sistem.