NADIKABAR.COM — Perjalanan menggunakan ojek atau taksi online umumnya berlangsung tanpa kendala. Namun, situasi yang membuat penumpang merasa tidak aman bisa muncul kapan saja, mulai dari rute yang tiba-tiba berubah, pengemudi memberikan komentar tidak pantas, kendaraan berhenti di lokasi sepi, hingga terjadi kecelakaan.
Dalam kondisi seperti ini, penumpang perlu mengetahui langkah yang tepat agar tidak panik dan dapat memprioritaskan keselamatan diri. Secara sederhana, ada tiga langkah utama yang bisa dilakukan.
Jika situasi mulai terasa mengancam, utamakan keselamatan dengan mencari tempat yang aman. Penumpang bisa meminta pengemudi melipir di tempat yang ramai dan terang, seperti minimarket, pusat perbelanjaan, SPBU, atau lokasi lain yang memiliki banyak orang. Namun, apabila kendaraan sedang melaju dan merasa belum aman untuk turun, tetap tenang sambil mengamati kondisi sekitar.
Dikutip dari situs resmi Grab, penumpang sebaiknya memeriksa posisi kendaraan di peta aplikasi untuk memastikan apakah rute benar atau menyimpang. Selanjutnya, konfirmasikan dengan mitra pengemudi. Pastikan juga untuk menyimpan informasi perjalanan yang relevan sebagai bukti jika dibutuhkan sebagai laporan.
Saat menghadapi keadaan darurat selama perjalanan, segera hubungi orang yang dipercaya atau gunakan fitur keselamatan yang tersedia di aplikasi. Di Grab, penumpang bisa menggunakan Share My Ride untuk membagikan status perjalanan kepada keluarga atau kontak tepercaya.
Pengguna juga dapat menggunakan Tombol Darurat (SOS) yang tersedia di Grab jika keadaan sangat darurat. Tombol SOS dapat digunakan ketika pengguna menghadapi keadaan darurat atau ancaman keselamatan yang membutuhkan bantuan segera. Fitur ini juga terhubung langsung ke layanan darurat 110 dan tim keselamatan Grab saat dibutuhkan.
Setelah perjalanan selesai, penumpang dapat melaporkan kejadian setelah berada di tempat aman. Jika menggunakan Grab, buka riwayat perjalanan di aplikasi Grab, pilih perjalanan terkait, lalu gunakan Pusat Bantuan untuk melaporkan. Namun, jika masalah yang tidak mendesak, seperti barang tertinggal, pertanyaan pembayaran, atau kendala promosi, penumpang bisa menggunakan Pusat Bantuan Grab.
Nah, itulah hal-hal yang perlu dilakukan jika menemui hal mencurigakan atau merasa tidak aman saat menggunakan ojol atau taksi online. Untuk mendukung keamanan dan kenyamanan, Grab menghadirkan fitur keselamatan untuk dapat memberikan lapisan perlindungan dan membantu meningkatkan keterlacakan perjalanan.
Namun, fitur tersebut tidak menghilangkan seluruh risiko bahaya. Penumpang tetap perlu mengikuti langkah keselamatan dasar dan menggunakan pusat bantuan atau layanan darurat ketika diperlukan. Selalu pastikan keselamatan diri menjadi prioritas dan segera gunakan bantuan yang tersedia.