Persetujuan pengiriman F-35 ini menyusul kesepakatan Arab Saudi membeli peralatan dan layanan militer senilai USD 142 miliar dari AS selama kunjungan Trump ke Riyadh pada Mei 2025 yang merupakan paket penjualan pertahanan terbesar dalam sejarah.

"Presiden Trump telah memperjelas Arab Saudi adalah jangkar bagi keamanan kawasan, dan peningkatan kemampuan angkatan bersenjata Saudi bermanfaat bagi keamanan AS serta kawasan yang lebih luas," ujar jubir Departemen Luar Negeri.

Arab Saudi berjuang memukul mundur pergerakan kelompok pemberontak Yaman yang didukung Iran, Houthi, yang telah meluncurkan serangan drone dan rudal ke wilayah Kerajaan tersebut.

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman mendesak Trump mengambil tindakan militer terhadap Houthi, tetapi sejauh ini AS menolak ikut serta dalam serangan militer tersebut.