Sejak September, Aramco telah menjual jutaan barel minyak mentah melalui transfer antarkapal (ship-to-ship) di luar Selat Hormuz. Langkah tersebut mendorong kembali arus minyak yang melewati jalur strategis tersebut ke level sebelum konflik.
Arab Saudi juga kembali melakukan pemuatan minyak di Pelabuhan Yanbu di Laut Merah setelah sempat dihentikan akibat serangan drone yang menyebabkan pipa minyak East-West yang menjadi jalur utama pengiriman minyak Saudi ditutup.
Sementara itu, Aramco menaikkan OSP minyak mentah untuk kawasan Eropa Barat Laut sebesar US$ 3 per barel untuk seluruh jenis minyak pada November. Aramco mempertahankan harga minyak untuk pembeli di Amerika Serikat pada level yang sama.