Pada buku yang baru dicetak, aroma terutama berasal dari proses produksinya. Pelarut dalam tinta, bahan kimia yang digunakan untuk mengolah atau memutihkan kertas, serta perekat dalam proses penjilidan dapat menghasilkan senyawa organik volatil atau VOC.

Berbeda dengan buku lama, buku baru biasanya melepaskan VOC dalam jumlah lebih tinggi karena bahan-bahan tersebut masih relatif baru digunakan dalam proses produksi.

Seiring waktu, aroma tersebut akan berkurang. Pada saat yang sama, proses penuaan kertas mulai menghasilkan senyawa lain yang kemudian membentuk aroma khas buku lama.

Kabar baiknya, aroma kertas tua yang bersih dan kering umumnya tidak berbahaya jika buku ditangani secara normal.

Namun, kondisi buku perlu diperhatikan. Debu dan jamur merupakan persoalan yang berbeda karena keduanya dapat menyebabkan iritasi pada hidung, mata, tenggorokan, bahkan paru-paru.

Orang yang sensitif terhadap jamur atau memiliki masalah pernapasan sebaiknya lebih berhati-hati ketika berhadapan dengan buku yang lembap atau berjamur.

Tidak semua aroma buku lama merupakan aroma yang perlu dinikmati. Aroma yang hangat, manis, kering, atau sedikit seperti vanila merupakan karakter yang umum muncul dari proses penuaan buku.

Sebaliknya, aroma sangat lembap seperti ruang bawah tanah perlu diwaspadai, terutama jika disertai tanda-tanda fisik seperti pertumbuhan berbulu atau seperti bubuk pada halaman, halaman yang basah atau berubah bentuk, munculnya noda, hingga halaman yang saling menempel.

Reaksi tubuh juga bisa menjadi petunjuk. Batuk, mengi, mata gatal, atau hidung tersumbat setelah memegang buku dapat mengindikasikan adanya iritasi.

Jika menemukan buku yang menunjukkan tanda-tanda jamur, sebaiknya buku tersebut dipisahkan dari koleksi lain dan tidak sembarangan dibersihkan atau disentuh tanpa perlindungan yang memadai.

Jadi, menikmati aroma buku tua boleh saja. Selama bukunya bersih, kering, dan bebas jamur, aroma khas tersebut merupakan hasil menarik dari perpaduan bahan buku, proses kimia selama penuaan, lingkungan penyimpanan, dan memori yang tersimpan di dalam otak.

*Penulis adalah peserta program MagangHub Kemnaker di NadiKabar.com