NADIKABAR.COM — Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji mengungkapkan pelaku industri di dalam negeri dapat meraup keuntungan dari program dekarbonisasi.

Sarmuji menilai hal tersebut karena langkah penurunan emisi karbon tidak harus selalu dipandang sebagai beban biaya atau cost center, melainkan berpotensi menjadi pusat keuntungan atau profit center.

Ia menjelaskan potensi tersebut terbukti dari penerapan teknologi carbon capture and utilization di sektor industri petrokimia.

Dari proses penangkapan dan pemanfaatan karbon tersebut, industri tidak hanya berhasil memurnikan karbondioksida, tetapi juga menghasilkan produk sampingan bernilai ekonomis berupa karbon ash.