"Kita lagi meyakinkan ke industri-industri kita bahwa dekarbonisasi itu bukan selalu dipersepsikan sebagai unit cost atau cost center, tetapi bisa juga suatu saat menjadi profit center dan sudah ada buktinya," katanya.
Selain itu, Sarmuji mengatakan peluang keuntungan bagi industri hijau ini ke depan juga bisa dioptimalkan melalui mekanisme perdagangan karbon (carbon trading) jika aturan main serta perdagangan yang adil dengan negara-negara maju dapat berjalan dengan jelas.
"Kalau mekanismenya bisa kita perjelas, ada trading yang fair dengan negara-negara maju, insyaallah proses dekarbonisasi ini bisa lebih dikembangkan," pungkas Sarmuji.