NADIKABAR.COM — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkap asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sempat masuk ke wilayah Jawa bagian Barat pada hari Jumat (16/10), telah berangsur menjauh.

Berdasarkan pemantauan citra satelit, asap karhutla sempat memasuki wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Namun, kehadiran asap tersebut tidak berlangsung lama dan tidak sampai memengaruhi kualitas udara di permukaan.

Hasil pemantauan BMKG pada hari Sabtu (17/10) pukul 08.00, 10.00, dan 13.00 WIB menunjukkan sebaran asap karhutla di wilayah tersebut mulai bergerak menjauh secara bertahap akibat perubahan arah dan pergerakan angin.

Sekretaris Utama BMKG Guswanto menegaskan bahwa keberadaan asap yang terdeteksi satelit tidak selalu menunjukkan peningkatan konsentrasi polutan di permukaan sehingga masyarakat tidak perlu panik.

"BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan memantau perkembangan kualitas udara di lingkungan masing-masing. BMKG terus memantau dinamika atmosfer dan menyampaikan informasi terkini sebagai dasar bagi masyarakat untuk mengambil langkah antisipatif," kata Guswanto, dikutip dari laman resmi BMKG, Sabtu (17/10).