Salah satunya, WD J1011+2845, menunjukkan warna merah muda salmon yang kemungkinan paling merah di antara bintang yang diketahui. Bintang di rasi Leo Minor yang berjarak 48 tahun cahaya ini diwarnai karbon dari bagian dalamnya.

Warna katai putih terbagi menurut komposisi atmosfernya. Yang kaya karbon cenderung merah muda atau ungu, sedangkan yang diperkaya puing planet condong ke kuning.

Katai putih bersuhu lebih rendah dengan atmosfer campuran hidrogen dan helium cenderung sian atau biru pucat. Secara keseluruhan, warnanya mencakup hampir seluruh spektrum.

"Pada akhirnya, semua ini sangat mirip dengan pencampuran warna di palet seorang pelukis. Mereka memulai dengan beberapa warna dasar, lalu mencampurnya untuk membentuk warna apa pun yang mereka butuhkan untuk lukisan. Ambil sebagian warna yang masuk ke campuran itu, maka hasilnya akan berubah," tutur Gänsicke.