Dalam pembahasan tersebut, operator menyiapkan pilihan paket rollover dan non-rollover. Pelanggan nantinya dapat memilih produk sesuai kebutuhan, dengan tetap memperhatikan mekanisme perlindungan bagi pengguna paket non-rollover.
Marwan menyebutkan, penyusunan skema baru ini membutuhkan persiapan teknis yang tidak sederhana. Operator perlu menyesuaikan sistem billing, customer relationship management (CRM), serta berbagai sistem pengelolaan pelanggan lainnya.
Penyesuaian tersebut diperlukan agar mekanisme paket baru dapat berjalan sesuai ketentuan dan tidak mengganggu sistem layanan yang telah digunakan.
"Proses ini tidak bisa langsung jadi karena ada sistem billing, ada sistem customer management yang harus disiapkan, ada CRM, BRM, macam-macam harus disiapkan. Persiapannya ini kan butuh waktu," ujarnya.