"Tahun 2025 kita surplus 4,2 juta. Tahun 2024 kita impor 4,5 juta," ujarnya.

Upaya memperkuat ekosistem pangan dan pertanian dari hulu juga didukung penuh oleh kementerian teknis terkait. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto menegaskan desa kini difokuskan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan penyangga ketahanan pangan nasional.

"Zaman Pak Prabowo ini kan ada Asta Cita keenam tentang desa kan, membangun dari desa dan dari bawah. Ini dua kunci nih, pemerataan ekonomi sekaligus pemberantasan kemiskinan. Nah, dari Asta Cita keenam itu, saya sebagai Menteri Desa membuat program 12 aksi bangun desa, bangun Indonesia. Nah di situ ada Kopdes, ada BUMDes, ada Desa Ekspor, ada Desa Tematik, ada pemuda-pemudi bangun desa, kemudian desa bebas narkoba, semuanya kita buat. Desa ketahanan pangan, ketahanan air," ungkap Yandri

Selain itu, Yandri menekankan bahaya urbanisasi jika potensi ekonomi desa terabaikan.

"Saya ingin menyampaikan bahwa desa ini sangat penting kita urus. Karena kalau nggak diurus atau kita lengah dalam membuat bangunan yang kokoh di desa, maka kejadian di Jepang itu bisa jadi terjadi di Indonesia " pungkasnya.