Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul juga mendorong Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) untuk memperkuat peran organisasi melalui kegiatan akademik, diskusi, dan aktivitas usaha.

"Aktivitas PMII Itu memang harus beragam. Ada yang demo, ada yang diskusi. Ideolog-ideolognya itu minta bicaralah di podcast tentang PMII," katanya.

Sementara itu, Bendahara Umum PB PMII, Sainuddin, menyampaikan PB PMII akan menggelar Musyawarah Pimpinan Nasional (Muspimnas) pada 19-22 November 2026 di Bandung.

Kegiatan tersebut mengangkat tema 'Visi Negara Sejahtera ala Indonesia' untuk menjelaskan kembali kepada publik mengenai visi negara kesejahteraan Indonesia.

Sainuddin berharap Menteri Sosial dapat menghadiri pembukaan Muspimnas pada 19 November 2026.

"Kita juga mengundang panjenengan (Mensos) bisa hadir di pembukaan supaya lebih berkah," ujarnya.

Sebagai tambahan, kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Tenaga Ahli Menteri Sosial Aswandi Jailani dan Agustinus Budi Prasetyo.

Hadir pula pengurus PB PMII yakni Ketua Bidang Advokasi Arafat, Wasekjend Bidang Agama Fuad, Ketua Bidang Perdagangan Indra dan Ketua Bidang Hukum Dedi serta Wakil Bendahara Umum Wawan.