NADIKABAR.COM — Bagi para konten kreator, tawaran kerja sama dengan brand besar menjadi kabar yang ditunggu-tunggu. Sayangnya, di balik peluang kerja sama tersebut, sering kali muncul jebakan penipuan
Akhir-akhir ini, muncul modus phishing baru yang menyasar konten kreator dan affiliate. Untuk meyakinkan calon korbannya, oknum penipu mengaku sebagai bagian dari Digital Management Shopee. Penipu akan menghubungi calon korban untuk menanyakan rate card dan menawarkan peluang kerja sama dalam kampanye tanggal kembar maupun kampanye Shopee lainnya.
Mereka biasanya juga menjanjikan honor atau komisi akan dikirim secara otomatis melalui ShopeePay setelah kreator memposting kontennya. Setelah itu, oknum penipu ini akan meminta calon korbannya mengklik sebuah link konfirmasi kerja sama. Link tersebut sengaja dibuat menyerupai link resmi kolaborasi Shopee dan platform media sosial.
Ketika link tersebut diakses, korban akan diminta menghubungkan akun Shopee dengan akun media sosial mereka. Padahal, link tersebut merupakan link phising yang digunakan untuk mengambil alih akun media sosial konten kreator tersebut. Jika berhasil, akun korban berpotensi disalahgunakan oleh pelaku untuk melakukan tindakan penipuan lainnya yang merugikan.
Oleh karena itu, para konten kreator diimbau untuk memeriksa identitas pengirim, keaslian tautan, serta informasi yang diminta sebelum melanjutkan proses kerja sama. Untuk mengenali dan menghindari modus penipuan, berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan.
Jangan mudah percaya dengan pesan yang dikirim oleh orang yang tidak dikenal. Biasakan untuk tidak mengklik link maupun mengikuti instruksi dari pesan yang dikirim oleh orang yang tidak dikenal.
Link phishing biasanya sengaja dibuat menyerupai halaman resmi dengan menggunakan nama brand, logo, atau detail yang mirip dengan institusi/brand resmi. Namun, tampilan website yang meyakinkan tidak selalu menjamin halaman tersebut benar-benar resmi.
Bahkan, kini penipu juga menggunakan nama domain yang sulit dibedakan dengan website resmi. Karena itu, selalu pastikan untuk mengecek detail alamat URL/domain website yang akan dikunjungi.
3. Verifikasi Informasi Mencurigakan Lewat Customer Service
Jika menerima tawaran kerja sama maupun informasi mencurigakan yang mengatasnamakan Shopee, pastikan untuk melakukan verifikasi atau pengecekan terlebih dulu melalui Customer Service Shopee.
4. Jangan Bagikan PIN, OTP, atau Kata Sandi
PIN, kode verifikasi atau OTP (One-Time Password), dan kata sandi merupakan informasi keamanan yang harus dijaga kerahasiaannya. Jangan pernah memberikan informasi tersebut kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai Shopee.
5. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah untuk Lindungi Akun
Selain berhati-hati terhadap tautan dan menjaga kerahasiaan informasi akun. Pengguna juga disarankan untuk mengaktifkan verifikasi dua langkah pada akun Shopee dan media sosial mereka.
Fitur ini memberikan lapisan keamanan tambahan untuk akunmu. Dengan demikian, perlindungan akun tidak hanya bergantung pada kata sandi, tetapi juga memerlukan proses verifikasi tambahan sesuai pengaturan keamanan platform.
Selain mengenali modus penipuan, Shopee juga mengajak pengguna untuk selalu menerapkan prinsip 3C.
Pastikan informasi berasal dari kanal resmi Shopee, yaitu aplikasi Shopee, akun WhatsApp resmi Shopee dengan tanda verifikasi, media sosial resmi Shopee yang terverifikasi, atau Customer Service Shopee di nomor 1500702.
Jika menerima informasi yang mengatasnamakan Shopee, jangan langsung mempercayainya. Pengguna dapat memanfaatkan fitur 'Cek Fakta' melalui menu 'Saya' > 'Customer Service' di aplikasi Shopee untuk melakukan verifikasi.
Modus penipuan dapat terus berkembang mengikuti kemajuan teknologi. Pengguna dapat mengikuti akun Instagram @shopeecare_id serta mengunjungi laman Shopee XTRA Aman dan membaca Buku AMAN Shopee untuk memperoleh informasi mengenai modus penipuan dan tips pencegahannya.