Artinya, untuk nilai modal transaksi yang sama, beban spread pada perak bisa 4,5 kali lipat lebih tinggi dibandingkan emas.
Dampak ini semakin nyata pada transaksi instrumen Contracts for Difference (CFD). Dalam kajian edukasi pasar yang dirilis broker CFD global Elev8, simulasi akumulasi spread memperlihatkan bahwa frekuensi transaksi dapat mengubah selisih harga yang tampak kecil menjadi beban finansial yang signifikan.
Sebagai contoh, pada instrumen emas (XAUUSD) dengan volume 1 lot (100 oz) dan frekuensi 10 kali transaksi per hari:
Pada kisaran spread $0,15 per oz: Beban biaya mencapai $150 per hari atau sekitar $3.000 per bulan.
Jika spread melebar ke $0,40 per oz: Beban harian melonjak menjadi $400 atau setara $8.000 per bulan.
Jika seorang trader menargetkan pergerakan harga yang pendek, misalnya $0,50, spread sebesar $0,30 saja sudah menyerap lebih dari separuh potensi profit kotor sebelum memperhitungkan faktor lain.
Elev8 menyatakan, tidak semua strategi merasakan dampak yang sama. Tingkat beban spread sangat bergantung pada gaya transaksi yang diterapkan seperti berikut: