Berdasarkan SE Kemenkes tersebut dijelaskan, abu vulkanik mengandung partikel berukuran kasar hingga sangat halus serta pada kondisi tertentu dapat disertai gas vulkanik yang bersifat iritan. Komposisi dan tingkat bahayanya dapat berbeda pada setiap erupsi.
Abu vulkanik dapat menimbulkan dampak kesehatan seperti gangguan saluran pernapasan, gangguan mata, gangguan kulit, hingga risiko cedera dan kecelakaan lalu lintas akibat berkurangnya jarak pandang dan permukaan jalan yang licin.
Jika tak ada pilihan lain dan terpaksa menggunakan sepeda motor, maka disarankan untuk menggunakan masker seperti N95, KN95, KF94, FFP2, atau yang setara. Apabila masker tersebut belum tersedia, gunakan masker medis yang tersedia sebaik mungkin sebagai perlindungan sementara.
"Masker harus menutup hidung, mulut, dan dagu serta diganti apabila basah, kotor, rusak, atau sulit digunakan untuk bernapas," katanya.