NADIKABAR.COM — Bahlil Lahadalia dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Ini menjadi tugas baru Bahlil setelah selama ini dia menjabat sebagai Menteri ESDM.
Atas mandat baru tersebut, Bahlil menegaskan akan bekerja secara maksimal. Baik itu sebagai Menteri ESDM maupun Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Saat ditanya terkait rencana kerja tiga bulan ke depan sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil mengatakan akan bekerja setiap hari.
"Saya selalu bekerja setiap hari, bukan per tiga bulan, ya. Setiap hari, setiap hari, setiap hari. Jadi saya kerja, berpikir, kerja, berpikir, berpikir, kerja," tegas Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Ia pun menjelaskan, urgensi pembentukan kementerian koordinator ini dilatarbelakangi kondisi geopolitik dan dinamika ekonomi global tidak menentu yang tetap menuntut energi bersih harus ada.
Oleh karena itu, kata Bahlil, Presiden Prabowo menugaskan dirinya sebagai Menko Hilirisasi dan Transisi Energi untuk menjalankan program hilirisasi dan transisi energi secara terintegrasi.
"Kenapa ini penting, kita tahu bahwa dalam kondisi geopolitik yang tidak menentu dan konstelasi dinamika ekonomi dunia juga yang menuntut untuk terjadinya energi yang bersih, maka Bapak Presiden memandang penting untuk program-program prioritas terkait dengan hilirisasi, terkait dengan transisi energi sebagai komitmen global dari Paris Agreement," katanya.
"Maka ini tidak bisa dilakukan dengan cara parsial, tapi harus dilakukan dengan komprehensif, terukur, dan betul-betul dapat diwujudkan dengan target apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden," sambungnya.
Sebagai informasi, Bahlil dilantik hari ini di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2026). Pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden nomor 104P tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.
Setelah pengucapan sumpah, Bahlil yang dilantik kemudian menandatangani berita acara pengambilan sumpah. Acara pelantikan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat oleh Presiden Prabowo.