"Jadi jangan sampai media bilang ini karena menambah Kementerian, pemborosan uang negara, nggak ada. Gaji menterinya juga cuma satu, gaji Menteri ESDM. DIPA-nya juga cuma satu, DIPA Menteri ESDM. Ruang lingkup dan koordinasinya saja yang berbeda," ujarnya.

"Saya mengatakan bahwa dengan penambahan Menko baru ini bukan berarti kita harus melakukan pemborosan. Saya nggak mau, saya tipe saya bukan seperti itu," sambung Bahlil.