Dalam proses diplomasi pasokan minyak tersebut, Bahlil juga membagikan momen unik saat melobi para menteri dan pejabat energi dari negara-negara Afrika. Momen negosiasi melalui virtual meeting tersebut berlangsung cair lantaran merasa memiliki kemiripan fisik dan latar belakang.
"Orang Afrika itu kulitnya sama dengan saya. Jadi pada saat saya lobi dengan mereka, saya bilang kita ini saudara. Coba kalau yang gagah-gagah yang putih-putih lobi sama Afrika, belum bicara aja dia bilang, 'ah, kau beda sama kita'," kata Bahlil sembari bercanda.
Meski diplomasi pasokan minyak ke beberapa negara alternatif seperti Rusia berjalan lancar, Bahlil menegaskan fokus utama pemerintah saat ini adalah menekan harga pembelian agar tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) maupun daya beli masyarakat.