"Menyangkut listriknya saya pikir gak ada masalah. Begitu mereka menyampaikan keinginannya, terus ditambah berapa kapasitas kebutuhan listrik yang dibutuhkan, pasti PLN akan menyiapkan," katanya.

Dalam kesempatan itu juga, Bahlil menegaskan bahwa saat ini merupakan waktu yang pas bagi investor untuk melakukan investasi di sektor energi baru terbarukan.

"Saya yakinkan kalau mau investasi, ini momennya sekarang ini. Ini timing yang pas, timing yang pas. Ini timing yang pas, ada mau bangun di Kalimantan, ada yang mau bangun di Sumatra. Kalau ada yang mau air, PLTA di Papua, Sungai Mamberamo itu dua potensinya 23 gigawatt. Kalau di Kalimantan di Kayang itu kurang lebih sekitar 12 gigawatt," ujar Bahlil.