Pertalite cukup untuk 16 hingga 18 hari, sedangkan BBM nonsubsidi RON 92, 95, dan 98 di atas 20 hari. Solar pun tidak menemui kendala karena kebutuhan nasional sudah terpenuhi tanpa impor.
Di Kalimantan, ketersediaan BBM relatif setara dengan rata-rata nasional.
Terkait ketersediaan BBM di Kalimantan, Bahlil meminta Pertamina mengoptimalkan distribusi agar BBM subsidi sampai kepada masyarakat yang berhak.
Ia pun mengingatkan untuk meningkatkan pengawasan penyaluran bersama pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, khususnya dalam menindak tegas pelaku penimbunan.
Bahlil mengakui, masih ada tantangan distribusi di lapangan. Fenomena El Niño memicu pendangkalan Sungai Kapuas di Kalimantan Barat sehingga jalur pengiriman BBM sempat terganggu.