Produksi gas tercatat melonjak lebih dari lima kali lipat, dari sekitar 10 MMSCFD menjadi 56 MMSCFD. Keberhasilan ini turut menambah cadangan gas awal di tempat (Gas In-Place/GIIP) sekitar 100 BCF.

Bahlil mengatakan ada penambahan 60 MMSCFD dan dari Blok Maha sekitar 230 MMSCFD sehingga totalnya kurang lebih sekitar 290 MMSCFD.

"Dengan demikian, produksi existing mereka yang saat ini sebesar 450 MMSCFD ditambah 290 MMSCFD, maka pada 1 November mendatang sudah bisa mencapai 750 MMSCFD," ujar Bahlil.

Bahlil menilai penambahan ini sangat krusial untuk mendongkrak rata-rata angka lifting nasional yang saat ini masih berada di kisaran 600 ribu barel per hari.