Langkah ini juga sejalan dengan target Presiden Prabowo Subianto untuk menggenjot besaran lifting hingga mencapai 900 ribu sampai 1 juta barel per hari pada periode 2029-2030.

"Target dari Bapak Presiden untuk mencapai 900 ribu barel sampai dengan 1 juta barel di tahun 2029-2030, salah satu kontribusinya adalah dari Eni di Kalimantan," ujar Bahlil.

Lebih lanjut, Bahlil menambahkan fasilitas produksi Lapangan Maha yang menelan investasi sekitar US$891 juta ditargetkan mulai beroperasi pada akhir Oktober 2026.