"Jadi mereka mengantre itu hanya untuk mengisi itu untuk melakukan tujuan tertentu. Ya ini kan kasihan lah, jangan kita begitu untuk rakyat, dan ini kan subsidinya untuk rakyat kecil," sambung Bahlil.
Sebelumnya pada Juli, BPH Migas sempat mengungkap deretan kendaraan yang kedapatan bolak-balik SPBU untuk mengisi BBM subsidi dengan menggunakan QR Code berbeda-beda. Dari foto-foto tersebut terlihat ada beberapa mobil yang memainkan peran sebagai 'helikopter', mulai dari Kijang Innova Reborn, Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero Sport, hingga Isuzu Panther. Kemudian ada juga beberapa truk yang keciduk sebagai pengerit.
Adapun untuk mengurai antrean panjang di SPBU, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi mulai memberlakukan sistem ganjil-genap untuk pengisian BBM subsidi. Kendaraan dengan pelat nomor ganjil bisa mengisi BBM subsidi di tanggal ganjil, begitu sebaliknya untuk kendaraan dengan pelat nomor genap.