NADIKABAR.COM — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia siap dievaluasi oleh Presiden Prabowo Subianto setelah genap dua tahun menjabat di Kabinet Merah Putih.

Pria yang kini merangkap jabatan sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi itu menyerahkan sepenuhnya keputusan evaluasi, baik itu pemberhentian maupun pengangkatan, kepada Prabowo.

"Yang bisa mengevaluasi menteri itu hanya Bapak Presiden karena menteri itu adalah jabatan pembantu presiden dan mengangkat, memberhentikan, mengevaluasi, meng-apa-kanpun anggota kabinet, itulah hak prerogatif Bapak Presiden," ujar Bahlil di kantor Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Jumat (16/10).

Ia menegaskan konstitusi menjamin hak penuh Presiden untuk melakukan evaluasi tersebut.